Artikel, Load Restraint, Rope

Jenis Alat Keselamatan di Kapal yang Wajib Ada

Jenis Alat Keselamatan di Kapal

Pernahkah Anda berpikir tentang alat keselamatan di kapal yang penting untuk melindungi nyawa dan keselamatan di tengah samudera yang luas? Saat berada di kapal, keadaan darurat bisa datang tanpa diduga. 

Oleh karena itu, safety equipment di kapal menjadi esensial untuk menangani risiko dan memastikan evakuasi yang aman. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi 20 jenis alat keselamatan yang wajib ada di kapal. 

Siapakah yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua alat keselamatan ini tersedia? Bagaimana alat-alat ini bekerja dan mengapa mereka krusial bagi kehidupan di laut? Mari kita temukan solusinya bersama!

Alat Keselamatan Personal

Mari kita mulai dengan melihat alat keselamatan personal yang harus ada di setiap kapal. Ini adalah alat-alat yang Anda perlu siapkan untuk melindungi diri Anda secara pribadi dalam situasi darurat.

  1. Rompi Pelampung

Rompi pelampung juga merupakan bagian penting dari safety equipment personal. Ada rompi pelampung manual yang harus dipasangkan dan dikencangkan secara manual saat terjadi keadaan darurat. Namun, ada juga rompi pelampung otomatis yang secara otomatis mengembang saat terkena air. Rompi pelampung otomatis ini sangat berguna jika Anda harus melompat ke air dengan cepat dan tidak punya waktu untuk memasang rompi secara manual.

  1. Pelampung Cincin / Lifebuoy Ring 

Alat keselamatan personal di Kapal

Cincin pelampung, yang juga dikenal sebagai lifebuoy ring, adalah alat yang digunakan dalam penyelamatan di perairan. Cincin pelampung ini berfungsi untuk membantu seseorang agar tetap mengapung dan mencegah tenggelam. Kapal kargo juga harus membawa jumlah cincin pelampung yang ditentukan berdasarkan panjang kapal. Cincin pelampung harus memiliki warna yang mencolok, seperti oranye, agar mudah terlihat oleh penyelamat dan korban. Bahan konstruksi cincin pelampung harus kuat dan ringan, serta tahan terhadap pembusukan dan jamur. 

Ukuran cincin pelampung bervariasi, tetapi cincin pelampung SOLAS yang paling umum digunakan memiliki diameter dalam 16 inci (400 mm) dan berat 2,5 kg. Cincin pelampung ini dilengkapi dengan tali nilon sepanjang 30 meter yang dipergunakan untuk menggantung pelampung, sekaligus mempermudah untuk melemparkan dan menarik pelampung ketika melakukan proses penyelamatan

Alat Pemadam Kebakaran

Ketika berbicara tentang keselamatan di kapal, tidak dapat diabaikan pentingnya alat pemadam kebakaran. Kebakaran di kapal dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan semua penumpang dan kru di dalamnya. Oleh karena itu, setiap kapal harus dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran yang memadai. Berikut adalah beberapa jenis alat pemadam kebakaran yang wajib ada di kapal.

  1. Alat Pemadam Kebakaran Bawaan Kapal
  1. Pemadam Api Portabel
    Pemadam api portabel adalah alat yang mudah dijangkau dan dapat digunakan dengan cepat untuk memadamkan kebakaran kecil. Biasanya menggunakan media pemadam berupa serbuk khusus yang efektif untuk mengatasi berbagai jenis api.
  2. Selang Pemadam Kebakaran
    Selang pemadam kebakaran digunakan untuk menyuplai air atau bahan pemadam lainnya ke titik api yang sulit dijangkau. Mereka terhubung ke sumber air utama di kapal dan memainkan peran penting dalam memadamkan kebakaran. 
  3. Sprinkler Sistem
    Sprinkler sistem adalah sistem pemadam kebakaran otomatis yang terpasang di area kapal tertentu. Ketika mendeteksi suhu tinggi atau kebakaran, sprinkler akan melepaskan air atau bahan pemadam lainnya untuk memadamkan api secara otomatis.
  1. Alat Pemadam Kebakaran Tambahan
  1. Tabung Pemadam Api Karbon Dioksida (CO2)
    Tabung pemadam api CO2 menggunakan gas karbon dioksida yang memiliki kemampuan untuk menghilangkan oksigen di sekitar api. Hal ini efektif dalam memadamkan kebakaran di area tertutup seperti mesin atau ruang elektronik.
  2. Tabung Pemadam Api Busa
    Tabung pemadam api busa menghasilkan busa khusus yang dapat memadamkan api dengan menghambat akses oksigen ke dalamnya. Mereka efektif dalam mengatasi kebakaran pada bahan cair atau minyak di kapal
  3. Alat Pemadam Kebakaran dengan Agen Pemadam Khusus
    Selain pemadam api konvensional, ada juga alat pemadam kebakaran yang menggunakan agen pemadam khusus seperti bubuk kimia atau bahan kimia lainnya. Alat-alat ini dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan jenis bahan tertentu di kapal.

 

Alat Komunikasi dan Navigasi

Selain alat keselamatan pribadi dan pemadam kebakaran, alat komunikasi dan navigasi juga merupakan bagian penting dari keselamatan di kapal. Dalam situasi darurat, komunikasi yang efektif dan navigasi yang akurat dapat menjadi perbedaan antara keselamatan dan bahaya. Berikut adalah beberapa alat yang wajib ada di kapal.

  • Alat Komunikasi Darurat

  1. Radio VHF Darurat
    Radio VHF darurat adalah alat komunikasi penting yang digunakan untuk berkomunikasi dengan kapal lain atau lembaga penyelamat dalam situasi darurat. Mereka dapat digunakan untuk meminta bantuan, memberikan laporan keadaan, atau menerima instruksi penting.
  2. Sistem Komunikasi Satelit
    Sistem komunikasi satelit adalah alat yang sangat penting dalam komunikasi jarak jauh di laut. Mereka memungkinkan kapal untuk terhubung dengan pusat kendali dan memperoleh bantuan atau informasi penting dalam situasi darurat.

B. Alat Navigasi Keselamatan

  1. Peta dan Pemetaan Laut
    Peta dan pemetaan laut adalah alat navigasi dasar yang memberikan informasi tentang perairan, jalur pelayaran, dan rute yang aman. Mereka membantu kapten dan kru dalam menavigasi kapal dengan aman.
  2. Kompas Navigasi
    Kompas navigasi adalah alat yang mengindikasikan arah magnetik dan membantu dalam menentukan arah perjalanan kapal. Ini penting dalam menjaga orientasi dan menghindari kesalahan navigasi.
  3. Alat Identifikasi Jarak dan Ketinggian
    Alat identifikasi jarak dan ketinggian seperti radar atau sonar membantu dalam mendeteksi objek di sekitar kapal, mengukur jarak dan ketinggian, dan memastikan navigasi yang aman di lautan yang luas.

Alat Penyelamatan dan Penolong

life raft Alat keselamatan dan penolong di kapal

Saat menghadapi situasi darurat di kapal, alat penyelamatan dan penolong memainkan peran krusial dalam menyelamatkan nyawa. Dalam bagian ini, kita akan membahas beberapa alat yang wajib ada di kapal untuk tujuan penyelamatan dan pertolongan.

Perahu Penyelamat

  1. Perahu Karet (Lifeboat)
    Perahu karet, juga dikenal sebagai lifeboat, adalah alat penyelamatan utama yang dapat menampung sejumlah penumpang dan kru kapal. Mereka dirancang untuk tahan terhadap kondisi laut yang keras dan dilengkapi dengan sistem navigasi dan peralatan darurat lainnya.
  2. Perahu Penyelamat Bersiap Pakai (Life Raft)
    Perahu penyelamat bersiap pakai, atau life raft, adalah perahu kecil yang dirakit dan dapat digunakan dalam situasi darurat. Mereka mudah disiapkan dan diluncurkan ke air untuk menyelamatkan orang yang terjebak di tengah laut. Saat tidak digunakan, life raft ini disimpan dalam tabung yang umumnya berwarna putih dan diikat dengan ratchet belt

Baju Selam dan Perlengkapan Penyelamatan

  1. Baju Selam Lengkap
    Baju selam lengkap adalah perlengkapan penting bagi penyelam di kapal. Mereka melindungi tubuh dari suhu air yang rendah dan memberikan daya apung yang diperlukan untuk tetap mengapung di permukaan air.
  2. Masker Pernapasan Penyelam
    Masker pernapasan penyelam adalah alat yang memungkinkan penyelam untuk bernapas di bawah air. Mereka dilengkapi dengan tabung oksigen atau sistem pernapasan yang menghasilkan udara bersih bagi penyelam.
  3. Pompa Penyelamat
    Pompa penyelamat adalah alat yang digunakan untuk mengeluarkan air dari perahu atau kapal yang tergenang air. Mereka membantu menjaga kestabilan dan keseimbangan perahu penyelamat dalam situasi darurat.

Jangkar Darurat

  1. Jangkar Darurat Standar
    Jangkar darurat standar adalah alat yang digunakan untuk mengamankan perahu penyelamat atau life raft agar tidak terbawa arus atau angin. Mereka memberikan stabilitas dan memungkinkan penyelamat untuk tetap berada di tempat yang aman.
  2. Jangkar Darurat Mengambang
    Jangkar darurat mengambang adalah jenis jangkar yang dapat mengapung di air. Mereka digunakan sebagai tanda atau penanda posisi perahu penyelamat agar dapat ditemukan dengan mudah oleh kapal penyelamat atau pesawat terbang.

 

Pemeriksaan dan Perawatan Alat Keselamatan

Alat keselamatan di Kapal harus diinspeksi dan dirawat secara rutin agar selalu dalam kondisi yang optimal ketika digunakan. Berikut beberapa tips dalam melakukan pemeriksaan dan perawatan alat keselamatan kapal:

  1. Frekuensi dan Jenis Pemeriksaan Rutin
    Alat keselamatan di kapal harus diperiksa secara rutin untuk memastikan kesiapan dan keandalannya. Pemeriksaan harus dilakukan dengan frekuensi yang ditentukan dan mencakup semua aspek yang relevan dari alat keselamatan.
  2. Pengecekan Kondisi Fisik Alat Keselamatan
    Saat melakukan pemeriksaan rutin, penting untuk memeriksa kondisi fisik alat keselamatan. Periksa apakah ada kerusakan, korosi, atau keausan yang dapat mempengaruhi kinerja alat tersebut. Alat keselamatan di kapal harus diperiksa dan disertifikasi secara berkala oleh otoritas yang berwenang. Jika ada kerusakan atau kegagalan dalam pengujian, perbaikan harus dilakukan oleh teknisi yang terlatih sebelum alat tersebut digunakan kembali.

 

Pelatihan dan Kesadaran Keselamatan

  1. Pelatihan Penggunaan Alat Keselamatan
  1. Pelatihan Evakuasi Darurat
    Setiap anggota kru kapal harus menjalani pelatihan evakuasi darurat untuk mengenal prosedur evakuasi dan penggunaan alat keselamatan. Ini termasuk pelatihan tentang cara menggunakan perahu penyelamat, mengenakan rompi pelampung, dan penggunaan alat komunikasi darurat.
  2. Pelatihan Penggunaan Pemadam Kebakaran
    Pelatihan penggunaan pemadam kebakaran penting agar setiap anggota kru dapat merespons dengan cepat dan efektif dalam situasi kebakaran. Mereka harus terlatih dalam penggunaan pemadam api portabel, selang pemadam kebakaran, dan menangani situasi kebakaran lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *