Hoist, Panduan Ebook

Wire Rope Hoist: Panduan Lengkap Tentang Fitur, Cara Instalasi, Cara Kerja Yang Tepat

wire rope hoist

Kita dapat menemukan hoist industri dalam berbagai jenis, seperti halnya wire rope hoist atau electric hoist. Hoist yang berbeda dibuat untuk memenuhi aplikasi yang berbeda dan dioperasikan menggunakan power supply yang juga berbeda. Electric hoist dioperasikan menggunakan bantuan listrik. Alat ini memanfaatkan tenaga listrik untuk mengangkat beban berat memakai drup yang diikat menggunakan Wire rope atau kawat seling.

Bagian 1 | Kenali Electric Wire Rope Hoist

Wire rope hoist digunakan untuk mengangkat dan menurunkan beban berat di industri, khususnya di lokasi konstruksi. Alat ini sebagian besar digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia yang beresiko. Simak artikel lengkap mengenai alat derek elektrik disini untuk mendapatkan informasi terkini soal kelebihan dan kekurangan, cara kerja, hingga cara penggunaan alat derek elektrik.

Pengertian Electric Wire Rope Hoist

Mengangkat peralatan atau benda besar adalah tujuan dari electric hoist. Perangkat dipasang pada bagian atas di gudang dan bisa bergerak di atas rel menggunakan overhead crane. Umumnya perusahaan merancang serta memproduksi berbagai jenis hoist yang mempunyai kapasitas beban spesifik, mulai dari 0,5 Ton hingga 45 ton.

Wire rope hoist ini biasanya terdiri atas motor listrik tertutup yang memutar drum beralur. Wire rope yang terbuat dari banyak untaian logam dililitkan di sekitar drum yang digulung menjadi satu. Salah satu bagian ujung tali kawat menempel pada drum dengan klem besi.

Fungsi & Pengaplikasian Electric Wire Rope Hoist Pada Industri

A. Fungsi Electric Hoist

Electric wire rope hoist mengangkat beban menggunakan tali kawat sebagai media pengangkatnya. Tali kawat tersebut terdiri atas inti yang melewati pusat tali kawat dengan beberapa helai kawat terjalin di setiap inti. Konstruksi ini membentuk tali komposit yang berkekuatan lebih tinggi. Wire rope atau tali kawat yang ditujukan untuk aplikasi pengangkatan biasanya terbuat dari baja tahan karat, baja karbon, monel dan perunggu. Material ini mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap abrasi, keausan, dan korosi.

Alat derek elektrik, sama halnya dengan electric chain hoist yang dilengkapi dengan motor hoist dengan sistem pengeraman terintegrasi yang dapat membantu meningkatkan keamanan. mesin ini juga memanfaatkan rangkaian roda gigi di dalam gearbox yang memperkuat torsi yang ditransmisikan dari motor. Gaya terkonsentrasi dari gearbox ditransmisikan menuju poros spline. Kemudian, poros spline memutar gulungan drum. Ketika tali kawat ditarik untuk memindahkan beban secara vertikal, tali tersebut dililitkan di sekitar drum yang berliku. Pemandu tali bergerak di sekitar drum penggulung untuk menempatkan tali kawat dengan benar pada alur. Pemandu tali dapat mencegah tali kawat kusut. Selain itu, Tali kawat pada hoist juga memerlukan pelumasan untuk memastikan bahwa tali tetap terjaga selama proses pengangkutan barang. 

Electric wire rope hoist juga telah dilengkapi oleh pengontrol pemosisian dan fitur keselamatan yang hampir sama dengan electric chain hoist. alat derek elektrik ini bisa mengangkat beban lebih berat pada ketinggian pengangkatan yang panjang. Mesini ini biasanya digunakan dalam aplikasi tugas berat dan pengangkatan cepat. Alat ini lebih mampu mengangkat serta menopang beban dalam waktu yang lama. 

B. Pengaplikasian Hoist Pada Industri

Pengaplikasian wire rope hoist di industri

Ada banyak industri yang memanfaatkan wire rope hoist, diantaranya mulai dari industri pertambangan, pergudangan, pabrik atau manufaktur, hingga industri minyak dan gas. Akan tetapi industri kecil tertentu yang memang memerlukan katrol listrik tersebut juga dapat menggunakannya dengan cara memilih jenis hoist yang ukuran dan kapasitasnya lebih kecil dari yang dikhususkan untuk industri besar. alat derek elektrik memang sangat efektif juga efisien digunakan sebagai sebuah alat transportasi yang berguna untuk memindahkan benda atau barang muatan.

Berikut aplikasi alat derek elektrik untuk berbagai industri :

1. Gas dan Minyak Bumi

Electric wire rope hoist berguna untuk menjalankan sistem operasi industri minyak dan gas, entah itu di darat maupun lautan terkait proses pengeboran. Atau lebih tepatnya berguna dalam memindahkan drill atau mesin pengeboran ketika mengebor minyak dan gas.

2. Shipping dan Logistik

Biasanya pada bidang logistik menggunakan cargo yang berukuran besar, sehingga diperlukan peralatan alat derek elektrik untuk membantu pengaturan pada proses logistik. Misalnya dalam pemindahan barang-barang berat yang akan dikirimkan.

3. Konstruksi

Wire rope hoist juga diaplikasikan dalam bidang konstruksi, tak jauh berbeda dari hoist lainnya, yaitu bisa mengangkut berbagai macam barang berat seperti material bangunan berupa pasir, pipa, bata, semen, besi, beton dan lainnya dalam jumlah banyak. Sehingga penggunaannya dapat mempercepat konstruksi bangunan.

4. Workshop dan Manufaktur

Alat derek elektrik pun sangat efektif dibutuhkan untuk kebutuhan workshop dan industri manufaktur karena dapat mempermudah Anda saat bekerja. Hal ini dikarenakan fungsi utamanya yaitu untuk mengangkut hasil produksi dan mesin.

Kelebihan dan Kekurangan Electric Hoist

Sejak diperkenalkan ke publik, pemakaian electric wire rope hoist di berbagai bidang memang sudah sangat meningkat pesat. Alat derek elektrik adalah sejenis alat pengangkat yang mempunyai keunggulan struktur kuat, ringan, dan pengoperasian yang mudah. Jika dilihat dari strukturnya, electric wire rope hoist memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang harus Anda pahami sebagai berikut :

  1. Alat derek elektrik dengan sumbu motor tegak lurus terhadap sumbu gulungan mengadopsi worm gear atau roda gigi berbentuk cacing. Lebarnya cukup besar dan struktur yang berat, sehingga memiliki efisiensi mekanis yang rendah. Hal ini tentu tidak ada produsen yang memproduksi struktur jenis ini.
  2. Wire rope hoist electric juga mempunyai sumbu motor yang dibuat sejajar dengan sumbu drum. Dengan dimensinya yang lebar dan besar, dapat memungkinkan proses manufaktur dan perakitan yang kompleks dengan radius putar yang juga besar.
  3. Motor listrik dipasang pada struktur di dalam alat derek elektrik, kelebihannya ukurannya kecil dan strukturnya kompak. Kelemahannya adalah kondisi termal motor yang mudah panas menyebabkan penggunaan wire rope tidak bisa terlalu lama. Selain itu, pemasangan dan pemeliharaan motor serta perangkat power supply yang kompleks membutuhkan menangananan dalam proses inspeksi.
  4. Electric wire rope hoist yang dipasang di bagian luar drum mempunyai keunggulan tingkat generalisasi yang tinggi, mudah mengubah ketinggian pengangkatan dan pemasangan serta perbaikan yang mudah. Hanya saja kekurangannya ialah ukurannya besar.

Berdasarkan kelebihan di atas, dapat disimpulkan bahwa alat derek elektrik sangat ideal untuk berbagai jenis produksi, serta dapat mengangkut berbagai macam beban muatan. Alat ini seringkali diaplikasikan untuk lift atau cargo lift barang yang fungsinya untuk mengangkut sejumlah beban tertentu berdasarkan limit kapasitas wire rope hoist itu sendiri. Selain itu, cara pengoperasiannya juga lebih praktis karena memanfaatkan tenaga listrik. Jadi tak perlu lagi memakai peralatan manual manapun dan memiliki kerja lebih cepat dari manual hoist.

Hanya saja tali kawat tidak akan tahan lama berbeda dengan chain hoist pada beberapa kasus. Selain itu, harganya lebih mahal jika dibandingkan electric chain hoist.

Tipe dan Kapasitas Electric Hoist

ukuran dan kapasitas wire rope hoist

Terdapat beragam tipe electric wire rope hoist yang bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri anda. Selain itu, alat derek elektrik tersedia dalam berbagai macam ukuran dan kapasitas. Dengan kata lain, saat membelinya Anda harus mempertimbangkan berbagai hal. Mulai dari jenis hoist selling listrik dengan tambahan troli, karenanya hoist ini tersedia dalam seperangkat set lengkap yang digunakan untuk membantu semua aktivitas pekerjaan. Apapun jenis alat derek elektrik ini semuanya tentu membutuhkan listrik sebagai sumber dayanya agar semua pekerjaan menjadi lebih efisien. Akan tetapi, Anda juga perlu memilih alat derek elektrik ini berdasarkan kapasitas berat yang dibutuhkan, sebelum melakukan pembelian, pastikan Anda mengetahui kapasitas atau tonase electric wire rope hoist:

  1. Electric Wire Rope Hoist 1 Ton
  2. Electric Wire Rope Hoist 2 Ton
  3. Electric Wire Rope Hoist 3 Ton
  4. Electric Wire Rope Hoist 5 Ton
  5. Electric Wire Rope Hoist 10 Ton

Alat derek elektrik yang dibantu dengan electric trolley ini dapat menunjang berbagai pekerjaan dengan memindahkan beban dari satu titik ke titik yang lain. Jika anda bekerja di industri casting, perkapalan, dan pekerjaan yang perlu mengangkat benda-benda yang cukup berat seperti besi atau baja, mesin-mesin, dan lain sebagainya, maka wire rope hoist kapasitas 5 ton atau 10 ton menjadi pilihan yang tepat. Beda halnya dengan kebutuhan anda di industri pergudangan, manufaktur kendaraan, konstruksi, hingga minyak dan gas, maka kapasitas 1 ton, 2 ton, hingga 3 ton menjadi pilihan yang terbaik yang bisa dipakai. 

Tak hanya itu saja, alat derek elektrik menawarkan jenis-jenis yang berbeda tergantung dari sumber daya listriknya. Anda dapat memakai listrik 1 phase sesuai untuk aplikasi industri berskala kecil atau listrik berukuran 3 phase ideal untuk industri berskala besar. Wire rope hoist listrik ini bisa diaplikasikan untuk semua kondisi tersebut, dengan demikian Anda lebih leluasa, apalagi jika memakai listrik 3 phase sebab pemilihan jenis hoist-nya cocok untuk berbagai macam phase listrik tersebut.

Bagian 2 | Fitur Pada Electric Wire Rope Hoist

fitur-fitur wire rope hoist

1. Electric Trolley

Electric trolley adalah perangkat listrik trolley yang bergerak pada bidang h-beam untuk memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain. dengan bantuan electric trolley, Electric wire rope hoist ini benar-benar memberikan kinerja yang diinginkan terutama pada pabrik kimia dan pabrik baja. Terdiri dari beberapa komponen di bawah ini :

A. Side Guide Rollers

Empat rol yang didukung bantalan bola untuk meningkatkan gerakan troli secara mulus dan mengurangi tingkat keausan pada roda dan beam.

B. IP54 Protection Level

Sudah disematkan level perlindungan IP54. Perangkat IP dikenal juga sebagai Ingress Protection atau peringkat Perlindungan Internasional didefinisikan dengan standar internasional EN 60529. Standar ini digunakan untuk menentukan tingkat efektivitas penyegelan selungkup listrik terhadap intrusi dari benda asing seperti kotoran, peralatan dan kelembaban.

C. Anti Fracture Steel Wheels

Dibekali oleh roda baja anti patah yang tahan lama digunakan.

D. Worm Gear Transmission

Alat derek elektrik ini juga telah disematkan transmisi worm gear.

2. Gear Box With Gear Inspection Window

Komponen gearbox with gear inspection window pada electric wire rope hoist memungkinkan untuk pengecekan kondisi pelumasan pada komponen gear box yang terdapat pada hoist.

A. Reduction Gear Unit

Komponen gear reduction ini untuk meneruskan daya putar motor starter ke gigi pinion sekaligus untuk meningkatkan torsi/momen puntir dengan mengurangi putaran motor. Gear reduction biasanya terdiri atas 3 gigi, diantaranya idle gear, drive gear, serta clutch gear.

B. Auxiliary Brake Unit

Jika rem utama gagal berfungsi atau poros motornya patah, maka perangkat atau Auxiliary Brake Unit ini digerakkan untuk mencegah beban terjatuh. Adapun hubungan antara rem dengan auxiliary brake unit adalah sebagai perangkat pengereman tambahan untuk mekanisme pengereman ganda positif.

3. Motor Unit

Setiap alat derek elektrik dilengkapi dengan motor, yang memberikan torsi awal secara optimal untuk hoist. Dengan menggunakan kipas pendingin dan bantalan bola berkapasitas besar, motor insulasi kelas B bisa bertahan pada kondisi pengoperasian yang berat. Motor wire rope hoist telah dilengkapi dengan pelindung thermal, yang berfungsi untuk merasakan panas pada kumparan motor dan melindungi motor dari kerusakan akibat dari terbakarnya mesin yang disebabkan oleh waktu start yang terlalu sering dilakukan.

A. Control Box

Pada control box terdapat double limit switch dan clamp type cover. Untuk lebih jelasnya terkait kedua komponen ini, mari kita cek ulasan di bawah :

B. Double Limit Switch

Double limit switch bekerja saat load block telah mencapai batas atas, maka rangkaian kontrol saklar elektromagnetik akan dimatikan dan menghentikan operasi. Jika blok beban dipindahkan ke atas, sirkuit utama motor akan terputus dan menghentikan alat derek elektrikPerangkat reverse phase-prevention saat fase terbalik terjadi, sirkuit utama motor akan terputus dan mencegah kecelakaan akibat salah kabel.

C. Clamp Type Cover

Clamp type cover dengan tipe control box cover pada wire rope hoist ini memfasilitasi pembukaan dan penutupan.

4. Hand Switch Remote Control

Remote genggam ini merupakan antarmuka operator untuk sistem kontrol pada alat derek elektrik sehingga dapat memudahkan operator dalam mengoperasikan wire rope hoist.

5. Brake Unit

Rem dilengkapi oleh perangkat penyetel otomatis, yang secara otomatis menyesuaikan torsi rem sebanding dengan jumlah abrasi lapisan. Penyesuaian rem konvensional tidak diperlukan.

6. 6×36 IWRC Wire Rope

Jenis tali kawat pada wire rope hoist berbahan standar galvanis yang kuat dan tahan lama. Tali kawat galvanized dapat diaplikasikan dalam berbagai kebutuhan pengangkatan, penambatan, penahan, hingga pemindah muatan.

7. Punch Mark Hook

Punch mark pada kait atau hook menunjukkan titik referensi untuk pemeriksaan deformasi pada kait/hook.

8. Steel Drum and Sheave

Drum and sheaves ini terbuat dari pelat baja dan alur dibuktikan dengan metode tekan khusus. Hal ini bertujuan untuk membuat usia penggunaan drum and sheave menjadi 3 kali lebih lama.

Bagian 3 | Instalasi Electric Wire Rope Hoist

Kenali jenis Crane untuk Wire Rope Hoist

Jenis Crane Untuk Electric Wire Rope Hoist Kapasitas Besar

Hoist crane merupakan rangkaian antara alat derek elektrik dan derek yang biasanya diaplikasikan di pabrik, konstruksi maupun industri. Kerekan atau hoist adalah alat yang digunakan untuk mengangkat barang, sementara derek atau crane ialah mesin sebagai tempat pemasangan hoist. Ada beberapa macam wire rope hoist serta crane yang bisa dipilih. Berikut ulasannya :

1. Gantry Crane

Gantry Crane adalah rangkaian antara alat derek elektrik dan derek yang dilengkapi oleh support legs bersama roda yang ideal diaplikasikan untuk penggunaan outdoor. Alat ini berjalan tepat di atas landasan pada trail lantai. Akan tetapi, pergerakannya sama seperti EOT Crane. Crane ini tersedia ke dalam dua jenis girder, single girder dan double girder. Keduanya bisa dipasangkan bersama cantilever atau penopang di samping kanan dan kiri girder.

2. Semi Gantry Crane

Merupakan rangkaian pada gantry crane, tapi hanya mempunyai 1 unit support legs saja. Semi gantry crane sendiri menggabungkan support legs memakai rail di bagian atas tanah serta elevated runway di samping lainnya. Jenis crane ini ideal diterapkan pada outdoor dan indoor di dalam ruangan terbatas.

3. Overhead Crane

Overhead crane merupakan rangkaian dari hoist crane terpasang pada bagian atap untuk mengangkat sekaligus memindahkan beban.

4. Electric Overhead Travelling (EOT) Crane

Electric Overhead Travelling atau EOT crane merupakan sejenis crane populer dan dapat mengangkat 20-500 ton. Selain itu, EOT crane dipasangkan pada langit-langit di atas pabrik tapi juga dapat diaplikasikan untuk outdoor dan indoor

5. JIB Crane

Merupakan sejenis hoist crane dengan tiang yang dijadikan sebagai penopang dan pusat. Tiang Jib Crane sendiri terletak di salah satu bagian ujung girder. Selain itu, gilder yang terdapat dalam Jib Crane bisa berputar mulai dari 180 sampai 260 derajat dengan tiang yang dijadikan titik pusat tengahnya. Sementara bagian hoist bisa bergerak ke kiri dan ke kanan, serta wire rope yang bisa naik turun.

Cara Instalasi Wire Rope Hoist di Crane

Electric wire rope hoist atau chain hoist ialah sejenis alat pengangkat untuk memindahkan, mengangkat dan menurunkan beban dengan mudah, secara efisien dan aman. Sesudah membeli alat derek elektrik, tentu saja Anda harus bisa memasang wire rope hoist dengan benar, karena bisa berpengaruh pada kinerja alat derek elektrik itu sendiri. Berikut ulasan tentang cara instalasi chain hoist atau electric wire rope hoist di Crane :

  1. Pertama-tama cek apakah jumlah hoist sesuai dengan jumlah unit dalam faktur dan apakah ada kerusakan yang terjadi akibat pengangkutan pengepakan yang tidak normal. Periksa juga pelat nama dan lihat apakah kapasitas terukur, kecepatan angkat, ketinggian angkat, kecepatan lintas perjalanan dan sumber daya memenuhi standar. Cek apakah sekrup dari set pengait atas sudah kendur dan apakah chain tersimpul dan terpuntir.
  2. Cek trek dimana hoist dan trolley akan dipasang. Jalur kerekan yang diadopsi adalah dari baja I-Beam. Dengan lebar sekitar 75-180 mm untuk 1T-2T dan 100-180 mm untuk 3T-5T. Lintasan untuk troli dan alat derek elektrik berjalan harus mulus, radius beloknya tidak boleh kurang dari radius minimum yang ditentukan.
  3. Saat merakit, jumlah washer penyetelan untuk kanan dan kiri antara pelat kedua sisi dan flying ring harus sama. 
  4. Instalasi keseluruhan electric wire rope hoist. Kencangkan mur di dalam beam atau balok sesudah alat derek elektrik dipasang pada lintasan. Lakukan uji coba dengan beban ringan. Kencangkan mur bagian luar balok sesudah roda menyentuh track sepenuhnya. Perhatikan bahwa mur di dalam balok harus mengunci mur di luar.
  5. Jarak bebas antara roller dengan bagian bawah track harus disesuaikan pada jarak 4 mm. Cara penyetelannya ialah kendorkan mur roller lalu gerakkan roller, kencangkan mur sesuai dengan jarak yang ditentukan.

Sementara cara memasang troli & menghubungkannya pada alat derek elektrik ialah sebagai berikut :

1. Lengkapi Troli

Masukkan poros suspensi ke pelat samping G dan kunci dengan baut poros suspensi, mur berlubang dan pin split. Pastikan menekuk kedua cabang pin split sepenuhnya. Masukkan poros pengencang ke pelat samping dan kunci dengan pin split. Tekuk kedua cabang pin split. Pasang spacer penyetel luar dan pin penghenti poros pada poros suspensi. Masukkan pin split ke pin penghenti poros. 

2. Menyesuaikan Lebar Troli

Dalam pemasangan troli ke alat derek elektrik, sesuaikan lebar troli untuk ruang yang tepat dan pastikan troli yang dipasang sudah rapat.

Bagian 4 | Cara Penggunaan Electric Wire Rope Hoist (Do & Don’ts)

Ketahui Bahaya Sebelum Menggunakan Electric Hoist

kenali Apa yang Boleh dan Tidak Boleh pada Wire Rope Hoist

Sebelum menggunakan electric wire rope hoist, berikut bahaya yang harus Anda ketahui saat penggunaan alat ini untuk pengangkatan :

  1. Memakai rantai atau tali kawat yang rusak maupun berkarat secara fisik.
  2. Memakai hook tanpa kait pengaman, dengan katrol dan wire ripe hoist yang tidak sejajar.
  3. Salah memilih kapasitas alat derek elektrik,
  4. Kelalaian dalam pengecekan tegangan atau voltase,
  5. Electric wire rope hoist yang rentan kusut. Sebelumnya, pastikan tali yang Anda gunakan bebas dari kusut.
  6. Pelumasan yang tidak memadai dan sambungan yang longgar dan bengkok.
  7. Tombol pada remote control pengoperasian alat derek elektriktidak berfungsi.

Tak peduli seberapa sering atau jarangnya Anda mengoperasikan wire rope hoist, maka penting untuk memastikan penggunaannya selalu tetap aman. Ini adalah peralatan tugas berat dan hanya orang terlatih saja yang bisa mengoperasikannya. Jika tidak ada orang di perusahaan Anda yang tidak memahami pengoperasian alat derek elektrik Anda harus memberikan training dengan baik sebelum mengoperasikan alat derek elektrik di tempat kerja.

Ketahui Resiko Sebelum Menggunakan Electric Wire Rope Hoist

Pengangkatan dan pemasangan akan berakibat fatal apabila alat derek elektrik yang digunakan tidak sesuai dengan standar dan tidak melakukan tindakan keselamatan dengan baik dan benar. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait resiko yang bisa saja terjadi di tempat kerja dalam penggunaan wire rope hoist, diantaranya :

  1. Tergelincir dari tepi. Kaki seorang pekerja bisa saja terpeleset dari tepi balok, menyebabkan mereka kehilangan keseimbangan dan jatuh. Maka dari itu, sebaiknya gunakan penutup kaki atau APD yang lengkap setiap kali melakukan pekerjaan di sekitar beban yang tinggi seperti balok. 
  2. Bahaya listrik. Mengingat penggunaan alat derek elektrik ini berhubungan dengan daya listrik, tentu saja kemungkinan terjadinya resiko bahaya listrik pada saluran listrik maupun kabelnya. Resiko yang paling umum adalah saat kait pengaman operator electric wire rope hoist terjerat kawat saat menjalankan beban di atas balok atau penghalang lainnya.
  3. Resiko beban terjatuh. Hal ini bisa terjadi apabila alat derek elektrik tidak berfungsi atau ketika tali kawat maupun pengait yang menahan beban terlepas dari lampirannya. Tentu akan berakibat fatal jika material yang jatuh menimpa pekerja. Selain itu juga bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan parah pada properti.
  4. Safety harness yang rusak. Safety harness adalah perangkat keselamatan yang dirancang untuk melindungi personel dari resiko terjatuh. Jika sabuk pengaman yang digunakan Anda gagal, maka Anda akan berada dalam bahaya besar ketika Anda tertarik ke dalam mesin sehingga bisa membahayakan nyawa anda Selain itu, harness yang salah bisa mengakibatkan cedera ringan maupun berat.
  5. Kelebihan beban bisa mengakibatkan kerusakan pada alat derek elektrik. Potensi resiko kegagalan alat derek elektrik karena pelumasan kurang memadai dan keausan pada mesin dan juga tali kawat.

Cara Penggunaan Electric Wire Rope Hoist yang Baik dan Benar

Dalam cara penggunaan electric wire rope hoist yang baik dan benar, ada hal-hal yang harus Anda lakukan atau yang dilarang untuk dilakukan. Berikut ulasan lengkapnya :

  • Do (Anjuran)

  1. Bacalah Standar Keselamatan ASME/ANSI B30 untuk wire rope hoist elektrik.
  2. Bacalah petunjuk pengoperasian dan perawatan pabrikan alat derek elektrik.
  3. Pahami kontrol operasi, prosedur dan peringatan pada unit.
  4. Pastikan jalur perjalanan hook berada di arah yang sama seperti yang ditunjukkan pada katrol.
  5. Pastikan limit switch pada alat derek elektrik berfungsi dengan baik.
  6. Pertahankan pijakan yang kokoh saat mengoperasikan wire rope hoist.
  7. Pastikan sling beban sesuai dengan kapasitasnya dan telah ditempatkan pada hook.
  8. Lakukan pengenduran tali kawat secara pelan-pelan dan hati-hati. Selain itu, cek juga keseimbangan beban untuk memastikan pembagian beban sesuai sebelum melakukan pemindahan.
  9. Pastikan beban bebas bergerak di area jalurnya dan tidak ada halangan apapun.
  10. Hindari mengayunkan beban untuk keselamatan.
  11. Pastikan semua orang menjauhi beban yang sedang diangkat dan di area yang aman.
  12. Peringatkan personel tentang muatan yang akan dipindahkan sebelum proses  pengoperasian alat derek elektrik.
  13. Lindungi tali kawat dan rantai beban dari percikan las atau kontaminan lain yang dapat merusak tali kawat tersebut.
  14. Segera laporkan apabila wire rope hoist mengalami malfungsi, atau terjadi kerusakan unit.
  15. Lakukan inspeksi unit secara teratur, ganti bagian yang rusak atau aus, dan simpan catatan perawatan yang sesuai.
  16. Gunakan suku cadang yang direkomendasikan produsen wire rope hoist saat memperbaiki unit.
  17. Oleskan pelumas pada tali kawat atau rantai beban seperti yang direkomendasikan oleh pabrikan alat derek elektrik.
  • Don’ts (Larangan)

  1. Jangan mengangkat beban lebih dari beban yang diharuskan.
  2. Jangan gunakan perangkat hoist load limiting untuk mengukur beban.
  3. Jangan pakai kerekan yang rusak atau hoist yang tidak berfungsi.
  4. Jangan gunakan hoist dengan tali kawat atau rantai yang tertekuk, terpuntir, rusak atau aus.
  5. Jangan mengangkat beban kecuali tali kawat sudah terpasang dengan benar pada alurnya.
  6. Jangan menggunakan alat derek elektrik sebagai sling atau tali pengikat beban di sekitar beban.
  7. Jangan mengalihkan perhatian Anda dari pengoperasian alat derek elektrik.
  8. Jangan mengoperasikan kerekan di luar batas tali beban.
  9. Jangan pakai limited switch sebagai penghentian operasi rutin kecuali disarankan. Biasanya ini hanya digunakan sebagai perangkat darurat.
  10. Jangan gunakan kerekan untuk mengangkat, menopang, atau mengangkut orang.
  11. Jangan mengangkat beban diatas personil.
  12. Jangan meninggalkan beban yang ditangguhkan tanpa pengawasan.
  13. Jangan biarkan tali kawat atau pengait disentuh oleh elektroda las yang sedang menyala.
  14. Jangan melepas atau menghalangi peringatan pada kerekan.
  15. Jangan memperpanjang tali muatan atau memperbaiki tali muatan yang rusak.
  16. Jangan menyetel atau memperbaiki kerekan kecuali jika memenuhi syarat untuk melakukan perawatan kerekan.

Bagian 5 | Cara Perawatan Electric Wire Rope Hoist

Melakukan Inspeksi Rutin Pada Electric Wire Rope Hoist

melakukan Inspeksi dan Perawatan pada Wire Rope Hoist

1. Pengecekan Electric Wire Rope Hoist Secara Rutin

Inspeksi wire rope hoist secara rutin merupakan jenis inspeksi yang dilakukan sebelum kegiatan operasional atau biasa disebut sebagai inspeksi pra-operasional. Inspeksi ini biasanya tidak perlu dicatat dan dianjurkan dilakukan di setiap awal shit untuk memastikan urutan kerja pada alat derek elektrik dengan aman. Inspeksi yang memungkinkan Anda untuk mendeteksi jika ada yang salah dengan hoist sebelum pengangkatan beban.

2. Pengecekan Electric Wire Rope Hoist Secara Periodik

Pemeriksaan berkala merupakan pemeriksaan wire rope hoist secara terperinci dan menyeluruh yang membutuhkan pembongkaran hoist menyeluruh. Biasanya inspeksi hoist secara berkala dilakukan berdasarkan dari tugas perawatan hoist itu sendiri. Inspeksi alat derek elektrik berkala diperlukan oleh ASME dan OSHA. Selain itu, harus dicatat dengan baik supaya tetap tersimpan untuk memastikan hoist Anda aman digunakan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Inspeksi Electric Wire Rope Hoist

1. Inspeksi Wire Rope

Inspeksi pada alat derek elektrik sendiri meliputi inspeksi wire rope secara visual dan lubrikasi wire rope.

A. Kerusakan Pada Wire Rope

Mengecek wire rope secara visual adalah bagian terpenting dari fungsi hoist. Menjaga kabel tetap utuh merupakan tugas terpenting karena kerusakan apapun dapat berbahaya ketika pengoperasian mesin.

Anda harus mengecek apakah ada kabel atau tali kawat yang putus. Selain itu, ukur pula diameter tali kawat untuk menemukan kerusakan internal yang tepat. Sementara untuk mengecek korosi dan lecet pada kawat, gunakan paku dan pindahkan diantara dua helai untuk membuka kawat. Anda bisa melihat masalah yang ada di dalam kabelnya.

B. Proses Lubrikasi Wire Rope

Lubrikasi wire rope bertujuan untuk mengurangi gesekan ketika wire rope bergerak antara satu dengan yang lainnya. Selain itu, proses ini juga berguna untuk melindungi wire rope terhadap korosi. Proses ini memang bisa dikatakan sebagai proses yang cukup sulit. Tali yang memiliki inti serat akan lebih mudah dilakukan lubrikasi dibandingkan kawat dari material baja. Karena itu, penting mempertimbangkna proses lubrikasi ulang secara hati-hati di lapangan ketika memilih tali saat aplikasi.

2. Inspeksi pada Electric Trolley

A. Bodi dan Roda Pada Trolley

Inspeksi yang dilakukan pada electric trolley adalah pastikan sistem kelistrikan pada trolley masih berfungsi dengan baik. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan bodi dna roda pada trolley dengan mengecek kondisi fisik keduanya agar tidak terjadi kesalahan saat penggunaan.

B. Komponen Mekanik dan Mesin Trolley

Perhatikan pula komponen mekanik dan mesin trolley apakah masih berfungsi dengan baik. Karena fungsi mekanik dan mesin yang masih prima pada trolley bisa mempengaruhi kelancaran operasi aktivitas industri Anda.

3. Inspeksi Pada Motor Wire Rope Hoist

A. Mekanisme Operasional Secara Umum

Pastikan Anda memeriksa keselamatan wire rope hoist dan melakukan inspeksi. Lakukan pengujian batas atas dan bawah kerekan sesuai prosedur yang ditetapkan. Caranya dengan menjalankan kerekan listrik tanpa beban terlebih dahulu. Cek kondisi suara yang abnormal.

B. Saklar Batas

Selain mengecek kondisi suaranya, Anda juga harus memperhatikan fungsi saklar batas. Saklar batas harus menghentikan kerekan listrik sebelum blok pengait mengenai kerekan. Jika gagal beroperasi atau Anda pikir akan gagal, jangan menabrak bagian bawah kerekan listrik. Hal ini bisa merusak kerekan listrik. Jika sakelar batas gagal, kerekan listrik harus dilepas atau diganti.

C. Komponen Mekanik dan Mesin Wire Rope Hoist

Pastikan pula kondisi mekanik dan mesin alat derek elektrik tidak mengalami kerusakan atau kesalahan-kesalahan dengan melakukan pengujian sebelumnya.

4. Inspeksi Pada Sheave

Dalam inspeksi sheave sendiri, Anda harus mengecek alur sheave dari keausan, mengecek bantalan untuk goyangan, pelumasan dan kemudahan rotasi, mengecek alur untuk ukuran yang tepat dan mengecek flanges dari keretakan dan keausan.

5. Inspeksi Pada Hook

Ketika Anda melakukan inspeksi kail atau hook, Anda harus mengecek beberapa hal seperti deformasi dan korosi. Deformasi adalah indikasi overloading, side loading atau penggunaan teknik rigging yang salah. Sementara itu, kait tidak akan berfungsi jika mengalami keausan hingga melebihi 10% dari dimensi penampang asli kait atau pin bebannya.

6. Inspeksi Lain-Lain

A. Mur dan Baut

Pastikan mur dan baut sudah terpasang dengan aman dan kuat agar tidak terlepas dari perangkat yang bisa menyebabkan kegagalan dalam proses pengangkatan.

B. Label Peringatan

Pastikan tanda dan label diberikan pada bagian kerekan yang harus diperiksa. Biasanya tag atau label pengunci digunakan selama perbaikan dan pemeliharaan. Label atau pelat dengan identifikasi kerekan dan informasi kapasitas harus diperiksa.

Tanda Jika Electric Wire Rope Hoist Sudah Perlu Diganti

Ada beberapa indikasi yang membuat alat derek elektrik elektrik Anda harus diganti, diantaranya :

1. Kegagalan Operasional Secara Berulang

Jika sering terjadi kegagalan dalam operasi, tentu saja jangan memaksakan kinerja alat tersebut secara berulang. Sebagai solusinya, gantilah hoist jika hoist Anda yang lama sudah tidak berfungsi atau sering mengalami kegagalan saat dioperasikan.

2. Suku Cadang Pengganti yang Tidak Tersedia

Karena keterbatasan ketersediaan suku cadang mesin di Indonesia, tentu saja jika ada komponen yang sulit diganti pada wire rope hoist, Anda pun harus mengganti keseluruhan perangkat. Hal ini bertujuan agar alat ini bisa berfungsi kembali dengan baik.

3. Ongkos Perbaikan yang Mahal

Anda juga harus lakukan perhitungan dengan teliti, hitung ongkos perbaikan dengan harga yang harus Anda keluarkan jika membeli hoist yang baru. Jika ternyata ongkos perbaikannya lebih mahal, jangan ragu lagi membeli hoist yang baru.

Bagian 6 | Electric Wire Rope Hoist di Mega Jaya

Beli Electric Wire Rope Hoist di Mega Jaya

Jika memang hasil inspeksi menunjukkan bahwa Anda harus mengganti wire rope hoist yang baru, tentu Anda bisa segera menggantinya. Cek produk electric wire rope hoist di Mega Jaya sebagai distributor hoist terpercaya yang menawarkan banyak kelebihan diantaranya :

Garansi Servis 5 Tahun

Anda akan mendapatkan jaminan garansi servis selama 5 tahun. Ini tentu memberikan ketenangan selama Anda menggunakan produk hoist untuk aktivitas pekerjaan.

Tersedia Electric Wire Rope Hoist Tonase Lengkap

Tak perlu khawatir, Mega Jaya juga menyediakan kapasitas tonase wire rope hoist dari brand Toyo lengkap mulai dari ukuran 1 ton, 2 ton, 3 ton, 5 ton, hingga 10 ton yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Jadi, cek spek dan tonase hoist yang Anda butuhkan lalu konsultasikan kepada tim Mega Jaya di sini.