Alat Lashing Container: Jenis, Fungsi, dan Cara Menggunakannya Lengkap
Kalau Anda di bidang logistik, pasti butuh cara cepat mengamankan kargo. Mengerti jenis alat lashing container dan fungsinya adalah kuncinya.
Karena itu, baca selengkapnya tentang semua jenis alat lashing container beserta fungsinya, supaya pengikatan kargo jadi lebih aman!
Apa Itu Alat Lashing Container?
Alat lashing container adalah peralatan untuk mengikat dan menahan muatan di dalam kontainer selama pengiriman melalui jalur laut, darat, maupun udara.
Fungsi alat ini adalah untuk mencegah muatan bergeser saat kapal menghadapi ombak besar atau ketika kendaraan rem mendadak. Dengan begitu, barang terhindar dari kerusakan akibat benturan. Alat ini juga menjaga keselamatan pekerja selama pengangkutan.
Jenis-Jenis Alat Lashing Container yang Paling Umum
Umumnya, jenis yang sering digunakan adalah:
1. Lashing Chain
Alat ini dirancang khusus untuk mengamankan muatan yang sangat berat dan besar.Â
Rantai ini biasanya dipasangkan dengan chain binder atau load binder, supaya rantai lebih stabil dan tidak mudah kendur.
Dibanding alat pengikat lain, lashing chain punya kekuatan yang tinggi, jadi ideal untuk mesin besar, bahan konstruksi, atau muatan industri. Namun, karena lebih berat dan kaku dibanding lashing belt, penggunaannya perlu hati-hati agar muatan tidak tergores atau rusak.
2. Turnbuckle
Turnbuckle adalah alat lashing container yang dipakai untuk mengencangkan dan menyesuaikan ketegangan tali atau rantai pengikat muatan.Â
Alat ini memiliki desain batang tengah yang dapat diputar untuk mengencangkan atau melonggarkan sambungan tali atau rantai. Dengan begitu, ketegangan bisa diatur presisi tanpa perlu memutar seluruh tali atau rantai.
Ada beberapa tipe turnbuckle, misalnya eye and eye dengan ujung berupa cincin untuk pengait.Â
Lihat produknya di sini
3. D-Ring dan Hook
D-Ring dan hook berfungsi sebagai titik pengait atau jangkar untuk sabuk pengikat (lashing belt) atau rantai (lashing chain).D-Ring ini biasanya dipasang di dinding atau lantai kontainer. Sementara, hook terpasang di ujung tali atau rantai pengikat.Â
Keduanya sering digunakan dalam berbagai metode lashing, seperti cross lashing, direct lashing, atau vertical lashing, untuk memastikan muatan tidak bergeser saat kontainer diangkut kapal, truk, atau kereta.
Lihat produknya di sini
4. Ratchet Lashing
Ratchet lashing adalah alat pengikat muatan yang menggunakan sabuk khusus dengan mekanisme penguncian berbentuk ratchet.Â
Alat ini dapat mengunci sabuk pengikat pada posisi tertentu sehingga tidak mudah longgar meski terjadi getaran atau guncangan selama perjalanan. Sabuk ratchet dibuat dari bahan berkualitas tinggi yang tahan terhadap gesekan dan kerusakan.
Ratchet lashing juga ramah lingkungan dibanding penggunaan rantai baja dan kawat, serta memenuhi standar keselamatan internasional seperti ISO 9001 dan BS EN 12195-2.
Lihat produknya di sini
5. Dunnage Bag atau Kantung Udara
Dunnage bag adalah kantung udara besar yang dipakai untuk mengisi ruang kosong antara muatan di dalam kontainer. Alat ini juga bisa dipakai berulang kali dan lebih ramah lingkungan dibandingkan metode penggunaan ganjal kayu atau busa.
Saat diisi udara menggunakan pompa manual atau otomatis, kantung ini akan mengembang dan memberikan dukungan tekanan yang merata pada muatan. Dunnage bag bekerja seperti bantalan fleksibel yang meredam goncangan dan benturan, sehingga melindungi barang dari kerusakan fisik.
Cara Menggunakan Alat Lashing Container yang Benar
Pertama, selalu pastikan seluruh alat lashing container dalam kondisi baik. Jika, sudah aman lanjutkan ke langkah-langkah ini:
- Atur muatan secara rapi dalam kontainer dengan memperhatikan distribusi berat merata dan pastikan muatan tidak melebihi kapasitas kontainer.
- Gunakan D-Ring sebagai titik jangkar pada dinding atau lantai kontainer.
- Kaitkan sabuk pengikat (lashing belt) atau rantai (lashing chain) dengan menggunakan hook pada D-Ring.
- Pasang turnbuckle pada rantai atau sling untuk mengatur ketegangan tautan.
Saat mengikat muatan, gunakan teknik lashing yang sesuai. Misalnya cross lashing (mengikat silang), vertical lashing (mengikat vertikal), direct lashing (mengikat langsung), atau diagonal lashing, sesuai bentuk dan jenis muatan.
Setelahnya:
- Gunakan ratchet untuk sabuk pengikat agar dapat mengencangkan tali dengan presisi dan aman tanpa memerlukan alat tambahan.
- Jika menggunakan rantai, pasang chain binder untuk mengencangkan dan mengunci rantai dengan kuat.
- Isilah ruang kosong di antara muatan dengan dunnage bag yang diisi udara agar muatan tidak bergeser dan terhindar dari benturan.
Kemudian, periksa kembali dan pastikan muatan terkunci dengan rapat.
Contoh Penggunaan Alat Lashing Container Sesuai Muatannya
Supaya muatan tetap aman, Anda dapat mengikuti panduan ini:
1. Muatan Ringan
Untuk muatan ringan, sebaiknya gunakan lashing belt dengan ratchet untuk mengikat muatan karena alat ini tidak merusak barang dan cukup kuat menahan beban ringan hingga menengah.
Lalu:
- Gunakan teknik cross lashing untuk menahan pergeseran ke arah samping dan vertical lashing untuk mencegah muatan bergeser naik turun.
- Isilah ruang kosong dengan dunnage bag agar barang tidak bergerak dan terjaga kestabilannya.
2. Muatan Sedang
Kombinasikan penggunaan lashing belt dengan lashing chain untuk pengikatan yang lebih kuat. Gunakan juga:
- Turnbuckle untuk mengatur ketegangan rantai atau tali.
- Gunakan teknik direct lashing untuk menahan barang langsung ke titik jangkar kontainer.
Pastikan ketegangan alat pengikat disesuaikan dengan berat dan bentuk muatan.
3. Muatan Berat
Jika muatannya adalah bahan konstruksi, mesin berat, atau sparepart besar, sebaiknya:
- Gunakan lashing chain bersama chain binder untuk kekuatan maksimum.
- Pastikan seluruh rantai dan pengikat dalam kondisi prima dan terpasang dengan benar.
- Terapkan metode cross lashing atau diagonal lashing agar muatan tidak bergeser di segala arah.
- Gunakan blok dan brace sebagai penopang tambahan serta dunnage bag untuk mengisi celah.
Dapatkan Alat Lashing Container Terbaik di Mega Jaya
Paham alat dan teknik lashing container itu penting, tapi sebenarnya kualitas alat lah yang menentukan keamanannya.Â
Karena itu, pilih yang pasti teruji kualitasnya di Mega Jaya. Mega Jaya punya pilihan alat lashing lengkap berstandar EN 12195-2 yang sudah dipakai banyak industri besar dan siap dikirim cepat ke seluruh Indonesia.
Langsung minta saja rekomendasi alat sesuai kebutuhan Anda via WhatsApp! Mudah temukan produk paling sesuai bersama Mega Jaya
FAQ
1. Apakah alat lashing container bisa dipakai berulang?
Ya, alat lashing container seperti ratchet lashing dan rantai dapat dipakai berkali-kali selama dalam kondisi baik dan terawat.
2. Bagaimana memastikan lashing aman untuk kargo berat?
Pastikan penggunaan alat yang sesuai standar, teknik pengikatan benar, dan tension atau ketegangan alat dicek dengan rutin sebelum pengiriman.
3. Apa risiko jika lashing salah digunakan?
Risiko utama adalah muatan bergeser, jatuh, atau rusak saat pengangkutan yang bisa menyebabkan kerugian dan membahayakan keselamatan.
4. Bagaimana perawatan alat lashing agar tahan lama?
Bersihkan alat setelah pemakaian, simpan di tempat kering, lakukan inspeksi rutin, dan ganti bagian yang aus atau rusak segera.
