Hoist, Panduan Ebook

Lever Block: Panduan Lengkap Fitur, Cara Instalasi, Cara Kerja Yang Tepat

panduan lengkap lever block

Dalam bidang konstruksi dan industri pengangkatan, penggunaan lever block memang sudah sangat akrab bagi para teknisi. Lever Hoist biasa disebut juga sebagai kotrek rantai, manual level hoist maupun come along. Istilah come along dipakai karena Lever Hoist dapat digunakan secara horizontal, khususnya untuk menarik atau mengencangkan sesuatu. 

Bagian 1 | Kenali Lever Block

Lever block sering kita lihat sebagai bagian manual hoist dengan kegunaan yang cukup beragam. Alat yang satu ini biasanya kita lihat di bagian penarik atau pengangkat, bahkan bisa digunakan untuk menahan beban berat. Mari kita kenali keunggulan Lever Hoist sebagai alat bantu lifting yang dapat membantu pekerjaan kita di artikel lengkap berikut ini!

Lever block adalah salah satu alat bantu manual yang digunakan untuk menarik benda. Nama lain Lever Hoist ialah ratchet hoist, sebab di dalam fungsi Lever Hoist sendiri ada roda ratchet. Alat ini juga termasuk alat bantu instalasi pada beberapa alat. Selain itu, biasanya kita sering menemukannya dalam bidang konstruksi yang memerlukan perlengkapan lifting. Fungsi lever block sendiri digunakan dengan cara manual oleh tenaga manusia, yakni untuk menarik, menurunkan maupun mengangkat beban berat dengan menggunakan tuas dan tanpa menggunakan mesin.

Fungsi & Pengaplikasian Lever Block Pada Industri

Fungsi Lever Block

Fungsi lever block untuk mengangkat beban dengan posisi berbeda, yakni secara vertikal maupun horizontal. Daya angkat atau tonase yang bisa menarik atau mengencangkan beban horizontal ini adalah kelebihan yang tidak dimiliki alat lifting yang lainnya, seperti chain hoist dan chain block. Fungsi Lever Hoist umumnya mempunyai pegangan yang akan terhubung pada block berisi mekanisme secara internal. Selain itu, ratchet bersama load chain berputar dalam roda internal.

Biasanya Lever Hoist akan bekerja dengan menggerakkan lever secara naik turun dengan membuat system. Selain itu ratchet akan berjalan serta memindahkan beban, dengan arah gerak yang bisa diatur guna memindahkan beban yang naik maupun turun sesuai keperluan. Tiap produk mempunyai working load limit atau WLL, sebagai beban total untuk diangkat termasuk alat rigging yang dipakai, tak boleh lebih dari nilai WLL-nya itu sendiri.

Pengaplikasian Lever Block Pada Industri

penggunaan lever block di industri

Fungsi lever block dapat diaplikasikan secara langsung guna membantu berbagai bidang konstruksi, pertambangan, pergudangan, manufaktur, hingga transportasi. Melalui penggunaan fungsi Lever Hoist proses pengangkatan atau penarikan beban bisa ditangani secara maksimal. Lever Hoist bisa diaplikasikan untuk mengangkat beban dalam posisi vertikal dan juga menarik atau mengencangkan beban pada posisi horizontal. Inilah salah satu kelebihan yang tak dimiliki alat angkat lainnya.

Fungsi lever block dengan berbagai macam kapasitas daya pengangkatan mulai dari kapasitas ratchet hoist 3 ton maupun 1 ton yang bisa Anda jumpai dalam berbagai industri. Misalnya saja, di industri kehutanan, pengerjaan pipa, garasi mobil maupun dalam jenis pekerjaan lainnya yang ada di area sempit. Karena proses pengerekan atau pengangkatan rantainya yang lebih lama, jadi sebaiknya memakai kapasitas pengangkatan yang rendah saja untuk memanfaatkan fungsi lever Hoist ini.

Kelebihan dan Kekurangan Lever Block

Keunggulan dari lever block jika dibandingkan dengan manual hoist standar adalah harganya yang lebih terjangkau. Dari segi fungsi, Lever Hoist ini cukup efisien dan efektif untuk membantu pekerjaan ringan maupun berat. Di samping itu, lever block bisa dibilang cukup mumpuni untuk aktivitas pekerjaan secara horizontal dan juga vertical. 

Lever Hoist memiliki lever atau pegangan yang terhubung dengan blok berisi mekanisme internal dan juga ratchet bersama dengan load chain yang berputar pada roda internal. Lever hoist ini bekerja dengan cara menggerakkan lever naik turun untuk membuat sistem dan ratchet berjalan dan memindahkan beban. Arah gerak mekanisme internal dapat diatur untuk memindahkan beban naik dan turun sesuai kebutuhan. 

Kekurangan dari lever block ini adalah panjang rantai bajanya yang hanya 1,5 meter dan 3 meter, menjadikan Lever Hoist ini cocok untuk mengangkat benda-benda yang cukup berat namun hanya perlu diangkat sedikit agar tidak menyentuh tanah. Lever block juga bisa digunakan untuk mengencangkan juga mengendurkan ikatan rantai.

Lever block dapat dikatakan memiliki proses perawatan yang cukup mudah karena alat ini merupakan alat hoist manual. Jadi, Anda tak perlu khawatir lagi biaya operasional akan membengkak jika menggunakan Lever Hoist

Di samping itu, elemen atau komponen yang ada di dalam perangkat Lever Hoist juga tidak jauh berbeda dari hoist pada umumnya, karena Anda akan menemukan komponen serupa seperti double pawl spring mechanism yang dapat meningkatkan keamanan, lever switch, hingga safety stop knob.

Kapasitas Lever blockukuran dan kapasitas Lever Hoist

Kapasitas lever block bisa dikatakan beragam, mulai dari kapasitas kecil hingga kapasitas besar. Pada Lever Hoist ini, terdapat kapasitas yang dapat menyesuaikan kebutuhan anda di industri, diantaranya: 

  1. Lever Block 0,75 Ton
  2. Lever Block 1 Ton
  3. Lever Block 1,6 Ton
  4. Lever Block 2 Ton
  5. Lever Block 3 Ton
  6. Lever Block 6 Ton
  7. Lever Block 9 Ton

Lever Block dapat ditempatkan di berbagai macam situasi dan kebutuhan di industri Anda dengan kapasitasnya yang beragam dan dapat menunjang berbagai macam pekerjaan ringan hingga pekerjaan yang berat yang memerlukan daya angkut yang kuat. Lever Hoist dengan kapasitas kecil mulai dari 0,5 ton hingga 2 ton dapat anda gunakan untuk kebutuhan yang cukup ringan seperti mengangkat mesin mobil, memasang pipa-pipa besi yang membutuhkan keseimbangan, mengangkat besi hasil casting untuk diangkut kedalam pallet, dan lain-lain. Kapasitas yang lebih besar seperti 3 ton hingga 9 ton selain dapat digunakan sebagai alat bantu angkut, juga dapat mengencangkan beban secara horizontal. Selain itu, dengan kapasitas yang besar pula kita tidak perlu takut untuk melakukan overload beban karena dapat menampung beban hingga 9 ton.

Baca juga: Ketahui berbagai ukuran lever block dan fungsi lever block untuk industri!

Bagian 2 | Fitur Pada Lever Block

fitur lengkap Lever Hoist

1. Top Anchor Hook with Hook Latch

Pada lever block, salah satu komponen atau fitur yang cukup penting peranannya ialah top anchor hook with hook latch. Ini adalah kait jangkar atas dengan pengait, yang biasanya terbuat dari bahan berkualitas untuk mengaitkan tali atau rantai dalam operasi pengangkatan atau penarikan beban saat menggunakan fungsi Lever Hoist. Komponen ini berguna untuk mengaitkan Lever Hoist ke penarik berupa crane.

2. High Quality Steel Frame with Sturdy Structure

Dalam komponen lever block terdapat rangka baja berkualitas tinggi dengan struktur kokoh atau high quality steel frame with sturdy structure, yang terdiri atas 2 komponen penting diantaranya :

A. Double Pawl Spring Mechanism to Further Increase Safety

Ini adalah mekanisme pawl spring atau pegas pawl ganda untuk lebih meningkatkan keamanan. Jika salah satu  pawl spring atau pegas pawl mengalami kerusakan, maka pegas pawl yang lainnya akan tetap berfungsi. Sehingga mekanisme fitur ini pada Lever Hoist semakin meningkatkan keamanan dalam naik-turunkan barang ataupun menarik-mengencangkan barang.

B. Load Chain Guide Mechanism

Komponen ini merupakan mekanisme panduan rantai beban pada fungsi lever block. Roda beban mesin memberikan kecocokan yang lebih baik. Mekanisme pemandu atau panduan rantai pada flanged load sheave dan pemandu roller memfasilitasi pergerakan rantai beban yang mulus.

3. High Strength G80 Load Chain

High strength G80 Load chain, sesuai namanya adalah rantai beban berkekuatan tinggi. Ini adalah rantai yang dibuat dari high tensile alloy steel berkualitas tinggi, yang sudah dikeraskan dan ditempa untuk menghasilkan rantai dengan daya dukung beban lebih dari 3 kali lipat rantai baja ringan. Rantai ini sesuai dengan sifat mekanik dan persyaratan pengujian AS 2321 untuk rantai pengangkat. Pada fungsi Lever Hoist, grade G80 load chain ini menawarkan kekuatan dan kekerasan permukaan yang tinggi tapi tetap mempertahankan keuletan yang diperlukan untuk keamanan dalam sling rantai.

4. Operating Lever Handle with Rubber Grip

Pegangan tuas operasi dengan pegangan karet. Rubber grip untuk operasi lever block memang sudah tak asing lagi, karena bahan ini ini sudah bertahun-tahun berpengalaman dalam pembuatan berbagai jenis pegangan untuk aplikasi peralatan industri dan manufaktur. Fungsi pegangan tuas operasi ini yaitu untuk mengoperasikan Lever Hoist dalam proses lifting.

5. Chain End Stop

Chain end stop pada fungsi Lever Hoist ini berguna sebagai batas bawah untuk mencegah terjadinya over travelling ketika menurunkan beban.

6. Lever Switch

Sakelar tuas sederhana atau lever switch ini berguna untuk mengunci gerakan untuk menaikkan atau menurunkan beban dengan mudah.

7. Safety Stop Knob

Safety stop knob pada lever block berfungsi sebagai kenop pengaman, dimana mekanisme stoper ini semakin meningkatkan keamanan operasi lifting.

8. Load Wheel

Load wheel pada Lever Hoist ini berbentuk hand wheel yang memungkinkan penyesuaian rantai panjang yang efisien dengan cara mengalihkan sakelar dengan memutar roda tangan.

9. Special Hook Tip Design

Hook pada bagian bawah di desain secara khusus untuk mampu menopang benda berat sesuai dengan kapasitas, dan dilengkapi dengan latch untuk penahan agar gantungan tidak terlepas dari hook sehingga dapat meningkatkan safety.

Bagian 3 | Cara Instalasi Lever Block

fungsi Lever Hoist

Dalam menginstalasi Lever block, ikuti petunjuk pemasangan khusus yang dikeluarkan oleh pemasok beserta persyaratan umumnya. Coba lakukan pengecekan Lever Hoist untuk memastikannya dapat beroperasi dengan benar dan cek fungsi remnya apakah masih efektif digunakan ataukah tidak. Pastikan rantai tidak dalam keadaan terpuntir, harus bergerak dengan bebas. Kait bagian bawah harus mencapai posisi terendah yang disyaratkan.

Pengecekan Lever Block Sebelum Digunakan

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelum menggunakan Lever Hoist untuk operasi pengangkatan, diantaranya :

  • Sebelum pemasangan pastikan Anda memeriksa peralatan Lever Hoist terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kerusakan yang terjadi saat operasi.
  • Pastikan struktur pendukung memadai untuk beban penuh yang akan dikenakan, diuji dan ditandai sesuai dengan SWL.
  • Saat memasang troli, pastikan troli dipasang dengan benar. Pastikan pula track harus tetap rata.
  • Saat menggantungkan peralatan dengan pengait atas, pastikan penyangga pas dengan beban ke dudukan pengait.
  • Pastikan rantai atau tali kawat tergantung bebas dan tidak terpuntir atau tersimpul.

Selain itu, pastikan Anda membaca instruksi manual yang tersedia. Percayakan pemasangan lever block kepada personel atau orang yang berpengalaman dan kompeten yang diperbolehkan untuk mengoperasikan, memasang atau memelihara fungsi Lever Hoist ini. Kegagalan dalam mematuhi instruksi yang terdapat pada manual guide-book ini bisa mengakibatkan kerusakan fisik dan atau properti.

Lever Block Untuk Naik dan Turun Beban

Fungsi lever block ialah untuk menaikkan dan menurunkan beban, dan memindahkan beban. Berikut penggunaan Lever Hoist untuk aplikasi crane di bawah ini :

A. Tripod hoist

Desain tripod hoist dengan tiga kaki diaplikasikan dalam industri, mulai dari industri furniture, industri jasa berbaikan, serta konstruksi. Tripod juga bisa diaplikasikan sebagai derek ringan dan sangat portable. Tripod hoist merupakan solusi pengangkatan sempurna yang memanfaatkan fungsi lever block untuk lokasi yang tidak bisa diakses menggunakan forklift atau derek untuk lokasi tanpa struktur pengangkatan di atas kepala.

Dengan kaki teleskopik yang bisa disesuaikan, derek tripod juga ideal untuk area yang tidak rata dan bisa disesuaikan dengan ketinggian yang diperlukan untuk pekerjaan apapun dengan Lever Hoist.

Keunggulan menggunakan tripod crane ialah portabilitasnya. Karena kaki teleskopiknya dapat diciutkan menjadi ukuran yang cukup kecil agar dapat diangkut dengan mudah dari satu lokasi kerja ke lokasi kerja lainnya. Konstruksi baja dan aluminium yang ringan membuat tripod crane dengan lever block cukup ringan sehingga bisa dibawa oleh satu maupun dua orang kemudian dipasang dengan sangat mudah dan cepat.

Tripod crane merupakan pilihan yang sangat ideal untuk banyak kebutuhan pengangkatan di luar ruangan, sebab alat ini bisa dengan mudah melakukan perjalanan ke lokasi yang tidak bisa dijangkau menggunakan forklift. Selain itu, tidak bisa dilengkapi dengan sistem pengangkatan overhead crane permanen. Selain itu, tripod crane untuk Lever Hoist juga bisa masuk ke ruang sempit, sementara gantry crane yang kapasitasnya sama tidak bisa bermanuver atau dibawa kemanapun. Kaki teleskopik memudahkan kita menyesuaikan ketinggian tripod crane. Sehingga Anda bisa menggunakannya untuk berbagai aplikasi dengan persyaratan ketinggian berbeda.

B. Portable Gantry Crane

Lever block juga dapat dipasang atau diinstal pada portable gantry crane. Portable gantry crane merupakan gantry crane yang berdiri bebas yang dipasang pada kastor atau roda sehingga dapat dipindahkan dengan mudah dan cepat dari suatu lokasi ke lokasi lainnya. Crane ini juga terkadang disebut sebagai crane, a-frame hoist atau gantries karena memiliki bentuk kaki segitiga.

Portable gantry crane untuk meningkatkan fungsi Lever Hoist ini merupakan peralatan penanganan material ekonomis yang mempunyai efisiensi sama dibandingkan jenis crane lainnya. Namun lebih banyak mobilitas untuk tugas pengangkatan umum pada jarak pendek atau area penanganan sempit. Ada banyak fitur menarik yang membuat tugas lifting menjadi sederhana dan mudah. Sebab manfaat dari desain portable pada alat yang dipasangi lever block ini lebih praktis, dengan tata letak struktur yang ramping dan kemampuan gerak yang fleksibel.

Di sisi lain, pergerakan gantry crane mengadopsi roda kastor untuk memuat dan membongkar material secara acak.

Lever Block Untuk Menarik Beban

Fungsi lever block untuk menarik dan mengencangkan tumpukan beban biasanya dapat dipasang bersamaan dengan webbing sling. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut :

Penggunaan webbing sling dalam industri lifting sering kita jumpai, bahkan tak sedikit industri yang memanfaatkan webbing sling guna keperluan pengangkutan produk baik berkapasitas beban kecil maupun besar. Dalam hal aplikasi Lever Hoist untuk mengencangkan tumpukan beban, tentu saja membutuhkan webbing sling sebagai tali anyaman yang sangat kuat untuk menahan beban sampai puluhan ton. 

Webbing sling mempunyai loop eye di bagian ujungnya, karenanya akan sangat mudah dikaitkan dengan hook atau shackle dalam berbagai produk pengangkatan lain, salah satunya pada lever block

Lever Hoist mempunyai pegangan di samping block yang menampung sistem roda gigi dan ratchet internal yang dilengkapi oleh load chain. Lever block bekerja dengan cara mengayunkan tuas ke atas dan ke bawah untuk menarik beban dengan mengaktifkan sistem ratchet dan pawl, yang menyebabkan beban bergerak dengan jarak tertentu per engkol. Arah internal gear bisa dengan mudah dialihkan, untuk memindahkan beban ke atas atau ke bawah sesuai kebutuhan. Ada pengait pad aujung rantai beban untuk memudahkan pemasangan ke beban dan pengait terpasang ke  housing of Lever Hoistuntuk pemasangan dalam mengamankan penyangga.

Bagian 4 | Cara Penggunaan Lever Block yang Tepat (Do & Don’ts)

cara penggunaan Lever Hoist

Bagi orang awam, mengoperasikan lever block mungkin tampak sederhana. Namun pada kenyataannya, ada sejumlah tindakan pencegahan, aturan dan pengamanan yang harus diperhatikan sebelum dan selama pengoperasian fungsi Lever Hoist. Selain itu, Anda harus mengetahui bahaya dan resiko sebelum menggunakan Lever Hoist. Berikut ulasannya :

Ketahui Bahaya Sebelum Menggunakan Lever Block

  1. Mengoperasikan lever block oleh operator atau rigging yang tidak terlatih atau kurang berpengalaman.
  2. Penggunaan hook yang rusak seperti terjadinya gouges, crack, dan deformitas.
  3. Memakai rantai yang tergores, rusak, mengalami deformasi.
  4. Menggunakan tali kawat yang kusut, mengalami distorsi, atau rusak.
  5. Pelumasan yang kurang memadai dan sambungan yang kaku.
  6. Keausan pada rantai.
  7. Pematrian atau penyolderan sambunganr antai yang lemah dan retak.
  8. Pelanggaran izin dengan bekerja di area yang terlarang.

Ketahui Resiko Sebelum Menggunakan Lever Block

Selain bahaya, Anda juga harus memahami resiko di sekitar tempat kerja dalam penggunaan fungsi Lever Hoist itu sendiri. Berikut ini :

  1. Rantai yang terpelintir atau sambungan yang longgar bisa melemahkan kapasitas rantai.
  2. Getaran berlebihan pada rantai selama operasi pengangkatan bisa mengakibatkan kecepatan yang tida merata dan potensi beban terjatuh.
  3. Pemilihan rantai yang salah bisa menyebabkan kemacetan atau kelebihan beban, dan resiko beban terjatuh.
  4. Ada potensi resiko kegagalan rantai akibat kerusakan fisik, korosi, keausan dan pelumasan yang tidak memadai.
  5. Distrubusi beban pada lever block yang tidak merata bisa menyebabkan kehilangan kekuatan tarik rantai, yang mengakibatkan beban gagal dan menyebabkan cedera atau kerusakan properti pada lingkungan sekitarnya.
  6. Ada resiko terjepit bahkan remuk pada tubuh manusia, terutama tangan dan jari selama operasi pengangkatan. Kaki yang terjepit akibat beban jatuh atau tersangkut pada rantai.

Cara Penggunaan Lever Block yang Baik dan Benar (Do & Don’ts)

A. Lever Block Ketika Posisi Vertikal (Naik & Turun)

Do (Anjuran)
  • Simpan dan tangani Lever Hoist dengan benar.
  • Pastikan Anda terlatih dengan baik dalam mengoperasikan lever block yang Anda gunakan. Lihat manual operator jika perlu.
  • Ketahui tentang masing-masing komponen utama kerekan dan bagaimana semua alat dpaat bekerja bersama.
  • Cek dan baca label peringatan pada lever bock dan ketahui potensi malfungsi yang mungkin terjadi selama pengoperasian.
  • Periksa fungsi Lever Hoist dan aksesoris sebelum digunakan.
  • Untuk suspensi kait atas, pakai kait yang dilengkapi oleh kait pengaman, pastikan penyangga pas dengan beban ke dudukan kait.
  • Cek apakah pengait bawah mencapai titik terendahnya tanpa melepaskan rantai sepenuhnya,
  • Hanya menggunakan kerekan untuk mengangkat atau menarik beban yang berada di bawah kapasitas minimum kerekan.
  • Posisikan pengait di atas pusat gravitasi beban.
  • Periksa pengoperasian rem sebelum melakukan pengangkatan.
  • Angkat beban, kemudian hentikan lift untuk memeriksa integritas balok, metode slinging, dan lainnya.
  • Periksa apakah muatan bebas bergerak sebelum memulai dan apakah area pendaratan sudah dipersiapkan dengan matang.
  • Jaga agar jari tangan, jari kaki dan lainnya tetap bersih saat menurunkan beban.
  • Pastikan tidak ada orang yang berada di bawah beban yang ditangguhkan dna tidak ada seorangpun yang ada di dekat beban yang mengalami tegangan pada operasi lever block.
Don’t (Larangan)
  • Jangan mencoba operasi pengangkatan kecuali Anda memahami penggunaan peralatan dan prosedur slinging dengan baik pada Lever Hoist.
  • Jangan mengoperasikan lever block jika Anda secara fisik tidak bisa menjalankan fungsi Lever Hoistakibat cedera, sakit atau efek obat-obatan apapun yang digunakan.
  • Jangan sekali-kali mencoba memanjangkan rantai atau tali kawat pada Lever Hoist di sekitar muatan atau barang yang sedang diangkat.
  • Jangan melepaskan beban sampai tidak ada apapun yang menghalangi jalur pengangkatan/penarikan secara vertikal.
  • Jangan menjatuhkan balok begitu saja tanpa melihat area di sekeliling, apakah aman dari personel atau properti di sekitarnya.
  • Jangan aplikasikan kapasitas beban Lever Hoist melebihi SWL yang ditandai.
  • Jangan menggunakan rantai beban atau tali kawat sebagai sling.
  • Jangan mengangkat ujung kail.
  • Jangan meninggalkan beban yang ditangguhkan tanpa pengawasan.

B. Lever Block Ketika Posisi Horizontal (Menarik & Mengencangkan)

Do (Anjuran)
  • Pakai webbing sling pada lever block untuk menarik dan mengencangkan.
  • Pastikan sling aman dan beban bebas untuk ditarik dan dikencangkan.
  • Pastikan track perjalanannya sudah benar untuk memastikan fungsi Lever Hoist bekerja dnegan baik.
  • Pastikan semua kontrol dan mekanisme fungsional lainnya beroperasi dengan benar.
  • Pastikan untuk memverifikasi semua rintangan dari beban sebelum menariknya.
  • Pastikan pengunciannya sudah dilakukan dengan benar.
  • Posisikan beban dengan  benar, jangan menyimpannya secara mendadak.
Don’t (Larangan)
  • Jangan pernah meninggalkan beban tegang tanpa pengawasan tanpa mengambil tindakan pencegahan khusus untuk mencegah pelepasan beban yang tidak sengaja.
  • Jangan mengoperasikan kerekan jika pengaitnya disampingkan atua dibatasi agar tidak berbaris ke arah pemuatan.
  • Jangan biarkan beban berayun di luar kendali.
  • Hindari beban kejut pada Lever Hoist atau lainnya. 
  • Jangan penuhi kail dengan alat kelengkapan.
  • Jangan melebihi SWL yang ditandai.

Bagian 5 | Cara Perawatan Lever Block

inspeksi pada Lever Hoist

Perhatikan Tanda Kerusakan Lever Block

Anda harus memperhatikan tanda kerusakan lever block untuk memastikan apakah fungsi Lever Hoist bisa bekerja dengan baik atau tidak. Berikut ini :

1. Rantai atau Chain Macet

Kondisi rantai macet ini biasanya disebabkan oleh beban tidak ditarik ke arah vertikal. Penyebab lainnya bisa juga dikarenakan Lever Hoist kotor atau terhalang benda asing, rantai kusut, blok kelebihan beban, rem macet atau berhenti beroperasi. Sebagai solusinya pastikan Anda meluruskan rantai, dan pastikan pula memuat beban hanya sesuai dengan kapasitas yang direkomendasikan.

2. Beban Berputar

Adapun penyebab beban yang dibawa berputar ialah karena swivel telah berhenti beroperasi. Selain itu disebabkan oleh putaran yang berlebihan. Sebagai solusinya bongkar beban dan lepas swivel, selain itu, ganti swivel dan pastikan baut serta kait terpasang dengan benar.

3. Beban Selip

Beban selip bisa disebabkan oleh mekanisme rem yang aus. Harus melakukan perbaikan dan pengujian rem.

Melakukan Inspeksi Rutin Pada Lever Block

A. Inspeksi Rutin Bulanan

Operator harus melakukan inspeksi pra penggunaan, jika ditemukan kekurangan, penggunaan perlaatan dihentikan dan diberitahukan kepada supervisor terkait penggunaan lever block. Anda harus mengecek secara visual semua rantai beban dari kerusakan parah yang mungkin berbahaya. 

1. Operation

Item inspeksi Lever Hoistyang harus diperhatikan adalah mekanisme operasi dengan mengecek kesalahan-kesalahan, seperti berikut :

  • Cek apakah gerakannya halus dan teratur tanpa adanya getaran, ikatan, suara yang tidak biasa atau ketidakteraturan lainnya.
  • Pastikan rantai tidak rusak atau tertekuk.
  • Mengecek kekencangan baut, mur dan paku keling.
  • Periksa keausan berlebihan, retak, korosi atau bagian terdistorsi.

2. Hook

Hook pada lever block harus dilakukan pemeriksaan untuk melihat tanda-tanda adanya penyimpangan atau perubahan bentuk melebihi toleransi atau adanya keretakan. Hook tak boleh dipanaskan atau dilas. Baik hook maupun penguncinya perlu diberikan label sebagai tanda berat dan kapasitasnya. Anda juga harus mengecek baut-baut yang terdapat pada hook block untuk dicek kekencangannya. Kamu juga perlu mengecek pelindung sheave dan hook swivel.

3. Chain

Inspeksi rantai juga harus dilakukan untuk mengecek apakah rantai tertekuk, terjadi kerusakan atau bahkan rantai mengalami perubahan bentuk hingga korosi. Ini penting karena bagaimanapun rantai sangat berpengaruh terhadap kinerja fungsi lever block.

4. Lubrication

Untuk inspeksi lubrikasi atua pelumasan ini, Anda harus melakukan pemeriksaan apakah pelumas yang digunakan pada Lever Hoist sudah tepat. Karena pelumasan ini penting bagi fungsi Lever Hoist. Oleh karenanya, pastikan memakai pelumas yang coock pada bagian permukaan benda bergerak maupun permukaan untuk meluncur.

B. Inspeksi Rutin Secara Periodik

1. Melakukan Seluruh Inspeksi Bulanan

Inspeksi rutin secara periodik dengan melakukan seluruh inspeksi bulanan. Dengan item inspeksi yang dilakukan berupa mekanisme operasi mengecek adanya kesalahan dan mendengarkan suara yang tidak biasa yang mungkin mengindikasikan masalah. Mengecek terjadinya korosi, keausan berlebihan, bagian terdistorsi, retak atau korosi. Namun yang paling penting ialah melakukan inspeksi bulanan secara keseluruhan.

2. Pengecekan Chain Sprocket

Melakukan pengecekan kerusakan atau keausan yang berlebihan pada sproket beban. Kerekan harus diuji dibawah beban dalam arah pengangkatan dan penurunan serta pengoperasian chain dan sproket yang harus diperhatikan. Rantai harus meluncur dengan lancar ke dalam maupun keluar dari sproket. Apabila rantai mengikat, atau berisik, pertama-tama Anda harus memastikan bahwa rantai sudah dilumasi dengan baik pada lever block. Jika ada masalah berlanjut, rantai dan pasangannya harus diperiksa dari keausan, distorsi atau kerusakan lainnya.

3. Pengecekan Hook Secara Menyeluruh

Adapun inspeksi hook atau kait secara keseluruhan dalam memaksimalkan fungsi Lever Hoist, meluputi berikut ini :

  • Melakukan pemeriksaan adanya torehan, retak atau gouges.
  • Pengikatan gerendel, gerendel yang rusak atau tidak berfungsi.
  • Hook attachment dan alat pengaman.
  • Terjadinya deformasi pada hook saat dipasangkan ke lever block. Deformasi ditandai dengan terjadinya pembengkokan atau puntiran yang melebihi 10 derajat dari bidang pengait yang tidak ditekuk.

4. Pengecekan Load Chain Secara Menyeluruh

Untuk mengetahui fungsi lever block, Anda juga harus mengecek load chain atau rantai beban secara menyeluruh. Bagian ini sangat penting karena berhubungan langsung dengan beban yang akan diangkat.

  • Rantai harus diperiksa secara visual terhadap gouge, torehan, korosi, percikan las dan sambungan yang terdistorsi.
  • Rantai kemudian harus dikendurkan dan mata rantai yang berdekatan dipindahkan ke satu sisi untuk memeriksa keausan pada titik kontak.
  • Rantai harus diukur sesuai dengan instruksi pabrikan kerekan.
  • Panjang rantai yang tidak digunakan dan tidak diregangkan harus dipilih.
  • Rantai harus digantung secara vertikal di bawah tegangan dan menggunakan pengukur tipe kaliper.

Penyimpanan Lever Block Jika Tidak Digunakan

Jika fungsi Lever Hoist sedang tidak digunakan misalnya dalam waktu 1 minggu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait penyimpanan itu sendiri, diantaranya sebagai berikut :

  • Jangan pernah mengembalikan Lever Hoist yang rusak ke tempat penyimpanan. Selain fungsi lever block, kondisi ala tini juga harus bersih, kering dan terlindungi dari korosi.
  • Simpan Lever Hoist dengan suspensi atasnya dengan rantai dalam kondisi yang bersih dari tanah. Penyimpanan alat saat kondisinya kotor dalam waktu yang cukup lama bisa membuat rantai cepat korosi.
  • Jangan melempar, menyeret atau menjatuhkan Lever Hoist ke lantai. 

Bagian 6 | Lever Block di Mega Jaya

Lever Block Toyo di Mega Jaya

Apakah fungsi lever block Anda sudah tidak bisa digunakan? Atau perangkat Lever Hoist Anda sudah rusak? Jika ya, Anda bisa mendapatkan produk yang satu ini dari merk Toyo yang tersedia di Mega Jaya. Dapatkan fungsi Lever Hoist yang masih prima dengan memilih produk terbaik dari Mega Jaya. Selain itu, dapatkan keuntungannya berikut ini!

Garansi Servis 5 Tahun

Mega jaya menyediakan berbagai macam produk lifting equipment sesuai dengan kebutuhan dan keperluan anda, dan dengan membeli produk lifting khususnya manual hoist seperti Lever Hoist akan mendapatkan garansi servis selama 5 tahun. 

Tersedia Lever Block Tonase Lengkap

Selain dukungan garansi produk 5 tahun dan harga yang kompetitif, Mega Jaya juga menyediakan produk lever block dengan tonase lengkap menyesuaikan kebutuhan Anda!